Adil ka'Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata.
Tabi',........
oleh Iwan Djola pada 24 Oktober 2012 pukul 11:04
Dalam PSBDK 2012 yang baru saja usai, setelah acara
Workshop dan diskusi "Bidai dan Kontribusinya bagi Ekonomi Kerakyatan
Masyarakat Dayak" pada tanggal 20 Oktober 2012, di Gedung Pusat
Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri UGM Yogyakarta. (pembicara dalam
diskusi dan Workshop tersebut adalah Dr.Yulianus.S.Hut,.M.Si dan Agung
Wicaksono,.S.Sn,.M.Sn).
Telah di Luncurkan sebuah Buku; Dayak Di Ujung Pena Mahasiswa. Yang diluncurkan Oleh Ketua Ikatan Alumni Yogyakarta JC.Oevaang Oeray, bapak Frans Mecer.Di dampingi Ketua Panitia, Ketua Seber dan pembicara Diskusi serta seluruh peserta Diskusi dan Workshop.
Buku ini merupakan kompilasi 15 Karya terbaik Lomba Esai pada Pesta Seni dan Budaya Dayak se- Kalimantan IX tahun 2011 yang bertemakan: KEUNIKAN BUDAYA DAYAK DI MATA GENERASI MUDA. Lomba ini direncanakan diadakan 2 tahun sekali. Juri adalah 2 orang akademisi yaitu : Yustiana Kameng, S.Pd dan Yohanes M.V.Mudayen, S.Pd,.M.Sc
Telah di Luncurkan sebuah Buku; Dayak Di Ujung Pena Mahasiswa. Yang diluncurkan Oleh Ketua Ikatan Alumni Yogyakarta JC.Oevaang Oeray, bapak Frans Mecer.Di dampingi Ketua Panitia, Ketua Seber dan pembicara Diskusi serta seluruh peserta Diskusi dan Workshop.
Buku ini merupakan kompilasi 15 Karya terbaik Lomba Esai pada Pesta Seni dan Budaya Dayak se- Kalimantan IX tahun 2011 yang bertemakan: KEUNIKAN BUDAYA DAYAK DI MATA GENERASI MUDA. Lomba ini direncanakan diadakan 2 tahun sekali. Juri adalah 2 orang akademisi yaitu : Yustiana Kameng, S.Pd dan Yohanes M.V.Mudayen, S.Pd,.M.Sc
Berikut penulis dan judul tulisan :
-
Willibrodus Himang dan Cornel Dimas : Hudoq Dalam Pusaran Arus Modernsasi
-
Dendi Tri Suarno : Budaya Rumah Betang Simbol Kebersamaan Kehidupan Suku Dayak
-
Alberto Deo Prawira : Bujang Dara Gawai di Era Modernisasi
-
Antonia Yunita Fitria : Rumah Betang Dulu dan Sekarang
-
Aprima Rolis Yandi Oga: Eksplorasi budaya Dayak lewat Tari Kreasi
-
Michael Yoga Anes: Religi masyarakat
Dayak Kanayatn : Fenomena Peralihan Dari kepercayaan lama ke Kepercayaan
baru
-
Thomy Ivan Delas: Tari Kreasi Versus tari Tradisional
-
Kanchilkus : Nupe'ng di Suku Dayak Tuba Ujunk Di Kab Sanggau
-
Dellis Pratika & Riza mahendr : Iwurung Jue Simbol
kesetiaan masyarakat suku Dayak Maanyan
-
Marsi Marina Opat : Memudarnya penggunaan Bahasa Dayak di kalangan mahasiswa daerah
-
Stevania Wita : Gawai Dayak, mempertegas Identitas Budaya Dayak
-
Carolina Yulent Carlen : Babansir, Upacara Adat Sakral Dayak Pesaguan
-
Yunita Lesi : Manakah Budaya Dayak yang Sangat Membanggakan?
-
Maria Theresa : Pentingnya
Pelestarian Hutan kalimantan Dalam menjaga eksistensi budaya Dayak
-
Agustinus Karnoto- Petrus Ryan Pramono - J.Pangureres : Nyangahatn :
Mantra kepada Penguasa alam atas dan alam bawah dalam menjaga Hamonisasi
Buku ini diterbitkan atas kerjasama Panitia PESTA SENI BUDAYA DAYAK SE-KALIMANTAN IX 2011, Forum BEDAYONG (KAB.KETAPANG) dan LEMBAGA STUDI DAYAK ( LSD ) MAHASISWA YOGYAKARTA.
Editor : Iwan Djola dan Bona Ventura
Lay Out : Darwis Alfonsus
Cover : Martinus Viktor
Tim Penyusun : Frederikus Suarezzaga, Mic.Yoga Anes, Teofilus Amdrika, Liberto Een, Elias Heru Cahyono, Fendy Raise, Fornestor Mindaws, Agung Eko A.
Isi di awali dengan kata Sambutan dari bapak Drs. Henrikus, M.Si selaku Bupati Kab. Ketapang
dan Ketua panitia PSBDK IX 2011, Ketua Forum mahasiswa Bedayong, dan Ketua LSD mahasiswa Yogyakarta.
Perkembangan teknologi dan derasnya arus globalisasi menyebabkan
pengetahuan akan budaya suku Dayak mulai berkurang dan akhirnya
terlupakan. Saat ini, sebagian besar generasi muda tidak mengenal lagi
kekayaan dan keberagaman budaya Dayak yang dahulu nenek moyang mereka
wariskan.
Berangkat dari persoalan diatas, Panitia Pesta Seni dan Budaya Dayak
se-Kalimantan ke IX di Yogyakarta berinisiatif untuk mengumpulkan
gagasan dan pengetahuan generasi muda tentang budaya Dayak melalui lomba
menulis esai dengan tema "Keunikan Budaya Dayak di Mata Generasi Muda" .
Semoga karya sederhana generasi muda ini dapat menjadi inspirasi kita
semua untuk memelihara dan mencintai budaya (khususnya budaya Dayak)
serta tradisi dan budaya beragam suku, etnik, sebagai bagian penting
dari ragam Indonesia yang utuh.
Anda berminat memilki, silahkan Hubungi Lembaga Studi Dayak (LSD) Mahasiswa Yogyakarta.
CP : Frederikus Suarezzaga : 085245842959, Michael Yoga : 081227791613 dengan harga RP. 30.000,-
Hasil dari penjualan buku ini akan digunakan oleh Lembaga
Studi Dayak (LSD) Mahasiswa Yogyakarta untuk mencetak ulang dan
melaksanakan lomba yang kedua pada PSBDK XI 2013 yang akan datang.
"Bidai dan Kontribusinya bagi Ekonomi Kerakyatan
Masyarakat Dayak"
Salam dan hormat kami semua.
Berikut penulis dan judul tulisan :
- Willibrodus Himang dan Cornel Dimas : Hudoq Dalam Pusaran Arus Modernsasi
- Dendi Tri Suarno : Budaya Rumah Betang Simbol Kebersamaan Kehidupan Suku Dayak
- Alberto Deo Prawira : Bujang Dara Gawai di Era Modernisasi
- Antonia Yunita Fitria : Rumah Betang Dulu dan Sekarang
- Aprima Rolis Yandi Oga: Eksplorasi budaya Dayak lewat Tari Kreasi
- Michael Yoga Anes: Religi masyarakat Dayak Kanayatn : Fenomena Peralihan Dari kepercayaan lama ke Kepercayaan baru
- Thomy Ivan Delas: Tari Kreasi Versus tari Tradisional
- Kanchilkus : Nupe'ng di Suku Dayak Tuba Ujunk Di Kab Sanggau
- Dellis Pratika & Riza mahendr : Iwurung Jue Simbol kesetiaan masyarakat suku Dayak Maanyan
- Marsi Marina Opat : Memudarnya penggunaan Bahasa Dayak di kalangan mahasiswa daerah
- Stevania Wita : Gawai Dayak, mempertegas Identitas Budaya Dayak
- Carolina Yulent Carlen : Babansir, Upacara Adat Sakral Dayak Pesaguan
- Yunita Lesi : Manakah Budaya Dayak yang Sangat Membanggakan?
- Maria Theresa : Pentingnya Pelestarian Hutan kalimantan Dalam menjaga eksistensi budaya Dayak
- Agustinus Karnoto- Petrus Ryan Pramono - J.Pangureres : Nyangahatn : Mantra kepada Penguasa alam atas dan alam bawah dalam menjaga Hamonisasi
Editor : Iwan Djola dan Bona Ventura
Lay Out : Darwis Alfonsus
Cover : Martinus Viktor
Tim Penyusun : Frederikus Suarezzaga, Mic.Yoga Anes, Teofilus Amdrika, Liberto Een, Elias Heru Cahyono, Fendy Raise, Fornestor Mindaws, Agung Eko A.
Isi di awali dengan kata Sambutan dari bapak Drs. Henrikus, M.Si selaku Bupati Kab. Ketapang
dan Ketua panitia PSBDK IX 2011, Ketua Forum mahasiswa Bedayong, dan Ketua LSD mahasiswa Yogyakarta.
Berangkat dari persoalan diatas, Panitia Pesta Seni dan Budaya Dayak se-Kalimantan ke IX di Yogyakarta berinisiatif untuk mengumpulkan gagasan dan pengetahuan generasi muda tentang budaya Dayak melalui lomba menulis esai dengan tema "Keunikan Budaya Dayak di Mata Generasi Muda" .
Semoga karya sederhana generasi muda ini dapat menjadi inspirasi kita semua untuk memelihara dan mencintai budaya (khususnya budaya Dayak) serta tradisi dan budaya beragam suku, etnik, sebagai bagian penting dari ragam Indonesia yang utuh.
Anda berminat memilki, silahkan Hubungi Lembaga Studi Dayak (LSD) Mahasiswa Yogyakarta.
CP : Frederikus Suarezzaga : 085245842959, Michael Yoga : 081227791613 dengan harga RP. 30.000,-
Hasil dari penjualan buku ini akan digunakan oleh Lembaga Studi Dayak (LSD) Mahasiswa Yogyakarta untuk mencetak ulang dan melaksanakan lomba yang kedua pada PSBDK XI 2013 yang akan datang.
"Bidai dan Kontribusinya bagi Ekonomi Kerakyatan Masyarakat Dayak" |
Salam dan hormat kami semua.
3 komentar:
buku ini bisa di kirim lewat Pos?
How can i get this book
msih ada ngak bukuy Stevania Wita : Gawai Dayak, mempertegas Identitas Budaya Dayak .. saya mau beli
Posting Komentar
terima kasih telah mengunjungi blog sederhana ini,semoga bermanfaat